Kunjungan Wisata Ini Harus Ada Dalam Daftar Saat Umrah

Perjalanan umrah tentu ada yang kurang jika tak berkunjung ke sejumlah tempat wisata sejarah Islam. Supaya perjalanan semakin lengkap, mampir ke tempat-tempat pariwisata patut dikunjungi ketika umrah. Disamping beribadah, beberapa wisatawan yang pergi ke Makkah pun tuk berwisata. Ada sebagian tempat wisata yang disarankan untuk Anda kunjungi ketika umrah. Jabal Nur. Jabal Nur merupakan puncak … Continue reading “Kunjungan Wisata Ini Harus Ada Dalam Daftar Saat Umrah”

Perjalanan umrah tentu ada yang kurang jika tak berkunjung ke sejumlah tempat wisata sejarah Islam. Supaya perjalanan semakin lengkap, mampir ke tempat-tempat pariwisata patut dikunjungi ketika umrah. Disamping beribadah, beberapa wisatawan yang pergi ke Makkah pun tuk berwisata. Ada sebagian tempat wisata yang disarankan untuk Anda kunjungi ketika umrah.

  1. Jabal Nur. Jabal Nur merupakan puncak yang jadi favorit tempat pariwisata bagi wisatawan. Lokasinya ada di bagian utara Masjidil Haram, kira-kira 6 km. Tuk bisa tiba di puncak Jabal Nur, Anda musti menaiki track mendaki yang dibuat dari bebatuan. Lelah sebab sulitnya mendaki sudah pasti bakal Anda rasakan, tapi semuanya terbayar saat sampai di puncaknya. Jabal Nur menawarkan panorama nomer wahid di Makkah. Kota itu terlihat amat indah dan teratur disini. Mobil-mobil yang hilir mudik terlihat semacam mainan.
  2. Goa Hira. Umat Islam tentu tahu dimana awalnya Nabi Muhammad SAW memperoleh wahyu. Ya, Goa Hira, sebuah goa kecil yang berada tak jauh dari puncak Jabal Nur. Diperlukan waktu 1,5 jam bila ingin sampai di goa tersebut. Anda musti mendaki track yang telah ada. Saat sampai di puncak Jabal Nur, Anda musti menuruni tebing agak curam. Kali ini track yang dilewati sudah bukan tumpukan batu, namun tangga permanen. Goa ini tak besar. Di dalam goa, hanya bisa memuat 4 orang. Udara sejuknya melengkapi kesempurnaan tur Anda kali ini. Dari sana, Anda bisa menyaksikan alangkah megahnya Masjidil Haram.
  3. Jabal Rahmah. Jabal Rahmah, bukit yang jadi histori dipertemukannya 2 manusia pertama di dunia, Adam-Hawa. Lokasinya ada di sebelah timur Padang Arafah. Di sana ada satu monumen yang ada puncaknya, kira-kira 15 menit dari dasar. Berdasarkan dengan namanya, Jabal yang artinya bukit atau gunung lalu Rahmah artinya kasih sayang. Tidak sedikit wisatawan yang berdoa terkait hubungan mereka bersama pasangan. Jabal Rahmah juga tempat Nabi Muhammad SAW memperoleh wahyu terakhirnya. Surah Al-Maidah ayat 3 diturunkan Allah di lokasi ini. Dari puncak Jabal Rahmah, Anda berkesempatan menyaksikan indahnya panorama Padang Arafah.
  4. Jabal Magnet. Jabal Magnet alias Bukit Magnet memang tak setenar Jabal Nur maupun Jabal Rahmah. Walau demikian, bukit ini jadi salah satu tempat yang layak dikunjungi ketika ke Madinah. Tuk Anda yang barunya dengar namanya barangkali merasa aneh, mengapa diberi nama itu? Ya, sebab tempat ini dipercaya memiliki kekuatan magnet besar. Bukit Magnet dasarnya sama sebagaimana bukit lain yang ada di Madinah, panas serta berpasir. Sepanjang jalan Anda bakal disambut dengan gurun pasir gersang. Bukit batu pun tampak jelas. Sinar hangat matahari pun bakal menyambut kedatangan Anda. Bawa terus mobil Anda melesat menuju puncak bukit serta temukan keanehannya. Bila nyetir sendiri, di titik tertentu Anda bakal merasakan tarikan cukup berat. Kala itu, jajal matikan mesin lalu biarkan persneling netral. Disinilah magnet bekerja! Di titik awal pendakian mobil secara mesin mati, lihat perubahan kecepatan signifikan. Mobil bakal melaju perlahan lalu cepat, mulai 10 km per jam, perlahan berganti jadi 60 km per jam dan terakhir 120 km per jam. Wah! Lajunya memang kencang.
  5. Jabal Uhud. Bagi yang sudah membaca histori Islam, Jabal Uhud adalah nama yang bakal selalu terngiang. Di bukit itulah, Rasulullah bertempur melawan suku Quraisy saat tahun 3 Hijriah. Oleh sebab itu, setiap jamaah haji yang mampir di Madinah, kerap menyempatkan diri tuk menziarahi Bukit Uhud tuk merefleksikan kerja keras Rasulullah dan sahabat-sahabatnya. Tiap tahun, Jabal Uhud melulu dipadati jutaan orang. Tidak terkecuali dengan wisatawan asal Indonesia. Agenda mendasar mereka umumnya ialah melihat bukit Uhud. Ketika berada di Jabal Uhud, jangan lupa menziarahi makam kaum syuhada Uhud. Makam itu berjumlah 70 yang adalah sahabat Rasul, tergolong paman Rasulullah, Hamzah bin Abu Thalib ‘Sang Singa Allah’.