5 Bintang Brazil Yang Tidak Masuk Skuat Piala Dunia 2018 Rusia

Brasil telah membuat lis 23 nama punggawa yang bakal diajak menuju Piala Dunia 2018 di Rusia. Nama2 favorit di antaranya Philipe Coutinho, Thiago Silva, Firminho, serta Neymar pastinya menjadi penghuni setia starting eleven. Dani Alves tak dibawa karena punggawa PSG itu terkena cedera. Ini adalah hajaran telak tuk Brasil lantaran experience dan kualitas yg dipunyai … Continue reading “5 Bintang Brazil Yang Tidak Masuk Skuat Piala Dunia 2018 Rusia”

Brasil telah membuat lis 23 nama punggawa yang bakal diajak menuju Piala Dunia 2018 di Rusia. Nama2 favorit di antaranya Philipe Coutinho, Thiago Silva, Firminho, serta Neymar pastinya menjadi penghuni setia starting eleven.

Dani Alves tak dibawa karena punggawa PSG itu terkena cedera. Ini adalah hajaran telak tuk Brasil lantaran experience dan kualitas yg dipunyai sang punggawa.

Tetapi, Alves tidaklah satu-satunya ulasan tulisan superstar Brasil yang tak disebut manajer timnas Tite. Terdapat sejumlah punggawa top yang lain yg tak berhasil masuk tim Selecao sebagaimana menurut Bookmarkers.

Alex Sandro – Juventus

Alex Sandro tidak bermain di kelas yang sesuai seperti di musim 2016/17 tapi bek kiri tersebut tetap salah satu yg paling baik di semua Eropa. Dia cuma tidak mujur sebab Marcelo juga Filipe Luis sedikit lebih penting darinya.

Sang bek kiri belum lama mencatatkan bisa dilihat dari situs sepuluh laga untuk negerinya sejak menjalani debut dari thn 2011. Dia mendapat, ekspektasi oleh Tite saat disebut dalam laga friendly match melawan Rusia serta Jerman tapi itu Faktor Luis cedera.

David Luiz – Chelsea

David Luiz barangkali merupakan punggawa Brasil yang amat bersemangat kini. Dia kerap menyuguhkan lebih dari 200 persen kala memakai seragam Brasil.

Tapi, perdebatan dengan Antonio Conte juga cedera mengharuskannya absen dr skuad Piala Dunia. Dia telah balik berlatih namun tidak seluruhnya fit & masuk formasi Chelsea buat waktu lama.

Ini barangkali peluang terakhir merumput di Piala Dunia & begitu disayangkan ia tak bisa baca dan lihatlah artikel bermain untuk negaranya. Geromel menggantikannya & dia jelas saja nyaman sebab mungkin ini termasuk Piala Dunia pamungkas.

Fabinho – AS Monaco

Absennya Fabinho kemungkinan merupakan hal yang sangat mengagetkan. Bek kanan ini sangat difavoritkan tuk menggantikan Dani Alves di starting XI Brasil tetapi ia justru tidak disebut oleh Tite.

Superstar AS Monaco ini menjalani musim yg cemerlang dan seperti pantas di bungkus ke Rusia di musim panas ini. Dia juga dapat beroperasi sebagai pemain gelandang dan itu bakal sebagai bonus extra bagi tim Brazil.

Fagner plus Danilo dibawa kutipan berita sebenarnya daripada Fabinho serta mereka berdua tak begitu diterima dgn para suporter Brasil. Fagner masih tidak pulih dr cedera lutut kanan kemudian Danilo belum banyak berlaga dalam musim ini.

Talisca – Besiktar

Anderson Souza Conceicao atau lebih dikenal dengan nama Talisca berhasil menjadi salahsatu gelandang tengahnegetop di Eropa kompetisi musim ini. Bintang yang berasal dari Brasil ini sudah membukukan 19 skor dan menciptakan 5 assist bagi Besiktas musim ini.

Tetapi saingan berat untuk Talisca dalam mengisi pos lini tengah Brazil seperti Douglas Costa, Phillipe Coutinho, Willian, dan Taison. 3 nama dari keempat punggawa yang informasi yang diapresiasi telah disebutkan diatas memang tak tersentuh lagi namun Taison sepertinya banyak dipertanyakan kualitasnya. Karena sesungguhnya performa Talisca jauh lebih baik ketimbang Taison.

Punggawa berusia 24 th itu Kini kemungkinannya akan hengkang sebab dia harus berlaga di salahsatu 5 liga top Eropa demi memperoleh atensi dari Tite.

Felipe Anderson – Lazio

Felipe Anderson pun bisa dikatakan kurang mujur. Punggawa Lazio itu lagi dalam penampilan yg menawan pada kompetisi musim ini tetapi kebeneran Renato Augusto & Paulinho jg serupa baiknya.

Pemain berumur 25 tahun tersebut bisa masuk ke team sebagai pemain sayap namun Tite tidak mungkin mencoret Willian serta Douglas Costa. Dia telah berlaga dua kali menjadi striker tapi tetap lebih keren Roberto Firmino juga Gabriel Jesus.

5 Kandidat Penerus Koscielny di Tim nasional Prancis

Pemain belakang Arsenal Laurent Koscielny 100% pasti takkan turut ambil bagian di Piala Dunia 2018. Koscielny terkena kerusakan otot Achilles waktu berlaga dalam pertandingan Arsenal vs Atletico di laga Liga Europa. Koscielny lumayan profesional di kelas internasional sebab telah mengoleksi 51 permainan dengan Prancis. Absennya punggawa berumur 32 th ini bakal jadi pukulan besar. Sehingga, manajer Didier Deschamps musti memutuskan pesepakbola lainnya tuk menggantikan Koscielny. Deschamps mempunyai sejumlah alternatif buat membela barisan belakangnya. Dibawah ini 5 punggawa yg dapat menggantikan Laurent Koscielny di tim nasional Prancis sebagaimana menurut website ini.

Benjamin Stambouli – Sehabis tadinya dijadikan sebagai pemain gelandang, Benjamin Stambouli mengisi pos pertahanan & amat menolong Schalke kompetisi musim ini. Ia udah menciptakan 31 performa tuk tim Jerman di kampanye musim ini. Performanya menjadi defender sangat sempurna dr performanya jadi pesepekbola gelandang. Seperti ulasan di website ini, Stambouli tangguh dg bola serta mempunyai atribut yang bakal mencatatkan iri pemain bertahan lain. Dg Stambouli, Prancis bakalan memiliki pemain gelandang ekstra & semua team tentu puas memiliki kedalaman di timnya.

Adil Rami – Adil Rami adalah pesepakbola yng sangat diperhitungkan di area pertahanan Marseille di Ligue 1. Dia telah menciptakan 53 permainan buat kesebelasan Prancis itu di seluruh ajang musim ini. Dgn tinggi 190 cm, Rami begitu menonjol di dalam duel di udara. Dirinya kira-kira meraih 3 partai udara didalam seluruh laga. Di umur 32 thn, Rami mempunyai sejumlah suasana serta sudah berevolusi jadi pemain belakang yg tenang & fokus. Ia udah terkesan tak kerap mengerjakan kekeliruan.

Kurt Zouma – Punggawa dipinjamkan dri Chelsea, Kurt Zouma gak sukses menghantarkan Stoke bermain di Premier League. Dirinya main 33 x tuk The Potters di Premier League kompetisi musim ini serta cuma 2 dr mereka yng berasal dri kursi cadangan. Zouma, sama seperti Adil Rami, merupakan lumayan besar & amat Keren di dalam partai udara. Ia rata-rata menjuarai 3 laga udara per partai serta ini sekalipun tak menyakitkan untuk punggawa yang sudah berusia 23 th di Premier League. Spt sebagian besar pemain bertahan Prancis yang lain, Zouma istimewa dgn bola di kakinya walaupun dia tetap mampu menaikkan jangkauan umpannya. Tapi, dirinya memiliki keahlian baca permainan2 dg bagus & fokus dgn tugasnya.

Aymeric Laporte – Pesepakbola baru Manchester City yg pergi dr Athletic Bilbao pd bln Januari, Aymeric Laporte dapat dijadikan sebagai salahsatu defender terbeken di dunia disaat ia mencapai puncaknya. Menurut website ini, Pd umur 23 thn, dia berhasil menurunkan kira2 250 laga di kasta yang paling tinggi. Sebagaimana tipikal pesepakbola Guardiola, Laporte begitu keren di bola serta umpannya menyokong kesebelasan membuat serangan dri defensif. Guardiola jelas mampu membikin Laporte jadi punggawa yng sedikit sempurna. Laporte telah menolong City meraih title Premier League & ini udah masanya tuk sang pesepakbola menembus tim sepak bola nasional Prancis.

Clement Lenglet – Lenglet perform sangat istimewa buat Sevilla kampanye musim ini. Di umur 22 th, dirinya saat ini jadi pemain bertahan opsi pertama di Sevilla serta mencatatkan 51 performa di setiap ajang kompetisi. Lenglet jua berkontribusi dg membikin 4 skor & 1 umpan didalam kompetisi musim ini. Performa sensasional Lenglet ini diberitakan menjadikan Barcelona berminat menandatanganinya. Dg tinggi tubuh 186 cm, Lenglet barangkali defender yang paling tinggi. Dan, ia dapat menggantikan Laurent Koscielny di tim nasional Prancis.